Rabu, 30 April 2008

IRONIS

Oleh: Zaldy Munir


Biarlah angin mengatakan
Biarlah hujan menyampaikan
Bahwa cintaku tulus hanya untukmu

Tapi, kau tak pernah mengerti aku
Selalu ingin menang sendiri
Kerena keegoisanmu
Kau mayakiti hatiku

Luka hati karena cintamu
Dimanakah pengobatan lukaku?
Yang talah lama ku simpan sendiri

Gemerisk angin membelai lembut wajahku
Seolah ia ingin membalut lukaku
Aku bukan segelas air, pelapas haus dahaga
Aku bukan persinggahan, tempat pelarian hatimu

Ku tak percaya semua ini
Begitu cepat kau berpaling
Di kala hati ini semakin sayang padamu
Lantas, cintamu untuk siapa?
Hatimu untuk siapa?
Rindumu untuk siapa?

Open your eyes baby
Open your heart…
Oh baby can’t yau see

Oronis memang, mungkin suratan takdir
Berharap kearifan ada pada dirimu. *

Tidak ada komentar: